Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

MENDESAIN BUSANA DARI IDE KE PROTOTYPE

MENDESAIN BUSANA: DARI IDE KE PROTOYPE. Kalau kamu termasuk seorang penggemar dunia mode tentunya kamu pernah melihat bagaimana sebuah koleksi desainer beken kelas dunia di peragakan model2 keren di atas runway, bukan? Tahukah kamu bagaimana proses pembuatan busana keren itu sampai ke panggung? Nah, buat yang penasaran, pengen tau bagaimana sebuah contoh baju berikut ini saya bagikan.pengalaman saya selama bekerja di industri mode. Tentunya ini bukan.proses.baku karena.setiap individu atau.perusahaan.pastinya juga punya kerja tersendiri yang disesuaikan dengan budaya kerja, financial support dan jenis usaha yang.ditekuninya. Yang jelas semua berangkat dari target customer atau customer profile yang kamu sasarkan menjadi.konsumenmu.  Kalo kamu menyasar konsumen remaja wanita kelas menengah, misalnya, tentu semua desain akan diarahkan.untuk membuat busana.yang mereka.sukai, nyaman, berkualitas,.value for money dan sesuai dengan gaya.hidup mereka bukan? Jadi nggak mungkin kan me...

BERBUSANA YANG BAIK ADALAH

BERBUSANA YANG BAIK ADALAH..... 1. Berbusana yang bisa menambah rasa percaya diri dan membangun citra.postif buat pemakainya. 2. Berbusana yang sesuai.dengan bentuk tubuh,  waktu, dress code dan acara yang dikunjungi. 3.Berbusana yang sopan, rapih dan bersih, sesuai profesi kita , sebagai tanda kita juga menghargai orang yang kita temui. 4. Berbusana sesuai kemampuan kita tanpa harus  memaksakan diri membeli sesuatu secara berlebihan yang bukan juga jati diri dan style kita. 5. Berbusana yang bisa membuat kita nyaman dan melindungi kita dari kondisi cuaca yang ada. 6. Berbusana yang praktis, nyaman dan memberi kita keleluasaan untuk bergerak. 7. Berbusana sesuai style kita dan menjadikan kita tampil tetap gaya tanpa harus menjadi "korban mode". (Harry Gunawan)

FASHIONISTA ATAU FASHION VICTIM

FASHIONISTA ATAU FASHION VICTIM? Memakai pakaian indah bukanlah sesuatu yang haram.. Saya pikir tidak ada salahnya kita bergaya selama pakaian yang kita kenakan itu adalah busana yang mampu kita beli, bisa membuat kita nyaman, lebih percaya diri dan  bisa menyamarkan kekurangan tubuh kita dan memonjolkan kelebihannya . Bukankah kita juga punya hak untuk menikmati kerja keras kita dan menampilkan personal style kita? Tidak ada salahnya kok kita tampil dengan barang branded atau non branded selama jenis busana yang kita kenakan sesuai dengan profesi dan ocaasion dimana kita mau hadir. Bukankah dengan berbusana yang layak, minimal rapih dan bersih, itu tandanya kita menghargai diri kita sendiri dan diri orang lain yang kita temui? Persoalan baru terjadi ketika orang itu menjadi korban mode dimana dia memaksakan diri untuk mengikuti trend mode secara membabi buta. Apa yang jadi ramalan trend mulai dari warna, siluet sampai coraknya semuanya diikuti persis 100% dengan mencontoh l...

MEMBANGUN FASHION BRAND 3

MEMBANGUN FASHION BRAND YANG SUKSES. Membangun sebuah fashion brand yang mapan tidak cukup hanya bermodalkan sebuah merk yang sudah didaftar dan kemampuan mendesain aja. Tapi juga butuh sebuah profesionalitas, dedikasi, konsistensi dan kapabilitas managerial yang terintergritasi dalam membaca selera customer dan kebutuhan pasar. Karena itu, adalah sesuatu yang wajar kalo dalam membangun sebuah badan usaha yang baik,  pada akhirnya kita membutuhkan sebuah kerjasama yang baik pula  dalam sebuah tim yang solid. Tidak mungkin sebuah bisnis yang mapan bergerak dengan hanya mengandalkan gaya kerja konservatif model "one man show". Nah, buat Anda yang ingin memiliki sebuah fashion brand sendiri, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda miliki. 1. Tentukan visi, misi, strategi, dan goal yang jelas dari usaha yang ingin Anda rintis. 2.  Fokus pada apa yang menjadi awal kekuatan Anda. Seandainya Anda, misalnya, lebih merasa menguasai bisnis pakaian pria, maka janganlah...

DILEMA DISKON

DILEMA DISKON Buat para penjual/retailer agaknya menjalankan acara diskon adalah salah satu cara yang ampuh untuk menarik traffic customer/pembeli  manakala bisnis sedang lesu, overstock (kelebihan barang karena produknya tidak tepat atau salah perkiraan target penjualan), atau memang produknya sudah off season. Strategi ini kerap dijalankan sebagai salah satu solusi untuk menjaga cash flow atau perputaran uang agar bisnis tetap bisa berjalan walaupun ada efeknya dimana margin tentu sedikit tergerus. Solusi in, untuk sesaat, sepertinyai jitu apalagi untuk barang ber-merk yang kerap diasosiasikan sebagai "barang mahal" dimana potongan harga kerap menjadi salah satu iming iming yang menarik sehingga tak jarang ada merk yang menjalankan diskon setahun dua kali sampai bisa bisanya diantri pengunjungnya begitu acara pembukaan toko/clearance sale dimulai. Tapi benarkah strategi diskon ini tepat? Untuk jangka pendek boleh jadi iya. Tapi untuk jangka panjang beragam fashion b...

IDENTITAS BRAND

BERTAHAN DENGAN IDENTITAS BRAND. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan kelesuan ekonomi global yang ada, rasanya bukanlah sesuatu yang mudah buat pemilik/pengelolah sebuah brand untuk tetap bertahan dengan idealisme versus kebutuhan finansial jangka pendek saat ini. Tak jarang melihat kesuksesan merk lain dengan item fashion terbarunya yang sukses, sebuah brand lantas mulai meniru apa yang dilakukan tetangganya. Padahal, target customer dan karakteristik gaya hidup customer tetangganya itu jelas berbeda dengan customer brand miliknya. Akibatnya, brand ini seperti mulai kehilangan jati dirinya dan perlahan tapi pasti mulai ditinggalkan pelanggannya. Kejadian ini misalnya pernah dialami sebuah Brand bermerk G yang terkenal di negeri Paman Sam dimana brand ini sempat mengalami kekurangan profit sebesar $ 877 juta di tahun 2000 dan kehilangan $ 8 juta di tahun 2001. Semua ini terjadi karena brand G ini mulai kehilangan fokus utamanya terhadap barang2 basic dan key item yang ...
FASHION & LIFESTYLE. Tidak bisa kita pungkiri kemajuan tekhnologi, ekonomi dan.pendidikan agaknya telah juga merubah cara orang berpikir, berkomunikasi, bersosialisasi, berbisnis dan bergaya. Karena itulah seorang fashion designer atau pelaku bisnis di dunia mode yang ingin tetap eksis mau tidak mau dituntut untuk aktif berinovasi dan  beradaptasi mengikuti  kebutuhan dan keinginan customer yang semakin cerdas, dan  butuh produk fashion yang keren, berkualitas, praktis, dengan harga yang kompetitif sesuai kebutuhan gaya hidup dan profesi mereka. Jelas ini bukan bukan pekerjaan rumah yang gampang. Lihatlah. Fashion brand kelas internasional yang sudah mapan di industri mode Eropa dan Amerika sekalipun kini banyak yang mengalami penurunan omset menghadapi pesaingnya dari Asia yang berani menjual produk fashion mereka dengan desain yang tak kalah menarik dan harga yang kompetitif dengan kenyamanan suasana berbelanja dan pelayanan yang juga baik. Padahal saat ini  ...
CERDAS DALAM BERGAYA. You are what you wear. Apa yang Anda kenakan akan menunjukkan siapa Anda. Begitu ungkapan yang sering diucapkan orang ketika mengomentari cara dan jenis busana yang kita kenakan. Harap maklum. Tidak setiap orang tentu bisa mengenal pribadi orang lain lebih dalam, karena mereka bukan berteman atau karena singkatnya waktu pertemuan. Karena itulah seringkali kesan pertama apa  yang kita kenakan saat kita bertemu seseorang untuk pertama kali, itulah yang kemudian dijadikan kesempatan buat orang lain menilai tentang siapa diri kita, karakter, profesi dan selera kita lewat pilihan busana kita. Karena itu berhati hatilah dalam memilih busana yang tepat untuk dikenakan. Jangan sampai karena kita salah "kostum", yang tidak sesuai dengan kesempatan, waktu, profesi, dress code, dan bentuk tubuh serta karakter kita penilaian orang terhadap kita menjadi minus atau negatif. Seorang wanita pekerja yang siang hari memakai make up menor dan busana ketat ke kantor denga...

FASHION & LIFESTYLE

MEMAKNAI FASHION SEBAGAI BAGIAN DARI GAYA HIDUP. Sejalan dengan perkembangan  peradaban manusia di dunia, cara manusia berpakaian telah berubah, mengikuti perkembangan kondisi ekonomi, politik, sosial sampai ke budaya yang ada. Tak bisa kita pungkiri. Berpakaian yang dulunya dimaknai di awal peradaban hanya sebagai penutup aurat atau pelindung tubuh dari kondisi udara dingin atau panas dengan mengenakan busana dari kulit kayu atau bulu dan kulit binatang, kini telah berubah menjadi semacam "alat komunikasi" untuk menunjukkan sebuah identitas profesi, kelas sosial sampai ke sarana membangun citra diri. Semuanya tak lepas dari kebutuhan manusia untuk memenuhi keinginannya untuk sebuah kebutuhan gaya hidupnya yang sejalan dengan perubahan wawasan karena pendidikan, profesi, perbaikan ekonomi, politik dan pengaruh globalisasi informasi yang tentunya juga berperan penting dalam merubah cara berpikir. Kebutuhan manusia untuk menunjukkan jati dirinya dalam beraktivitas telah mengh...

BERKARIR DI DUNIA FASHION

SUKSES BERKARIR DI INDUSTRI FASHION. Banyak orang menduga berkarir di dunia mode tak lain ya menjadi seorang perancang mode. Padahal, ada banyak profesi lain yang bisa digeluti di dunia yang dari luar terlihat "gemerlap" karena akrab dengan keindahan, dunia hiburan dan kemewahan ini. Beberapa posisi yang penting dan banyak dibutuhkan di industri ritel/garment  antara lain buyer, store manager dan production/quality control manager. Sedangkan beberapa pekerjaan lain, yang juga tak kalah populernya sekarang ini karena makin dikenal luas, adalah profesi fashion photographer, penulis/kritikus mode dan fashion stylist/consultant serta visual merchandiser. Semua jabatan ini tentu menuntut kualifikasi yang berbeda satu sama lain. Sudah barang tentu, ada jabatan jabatan kunci yang banyak dicari orang dan biasanya menjadi andalan sebuah perusahaan sehingga tak jarang untuk pemegang jabatan itu mereka yang sudah benar benar qualified dan profesional seperti buyer di dunia ritel atau ...
LIKA LIKU DUNIA MODE Inspirasi desain di dunia mode agaknya terbilang unik. Siklus trend mode tertentu yang dulu pernah muncul di era masa lalu atau di dekadenya, misalnya, bisa saja berputar kembali muncul di era sekarang  dalam interpretasi siluet masa kini  yang disesuaikan dengan gaya hidup sekarang. Rok mini atau celana bell bottom alias cutbray yang dulu pernah populer di generasi pendahulu kita, misalnya,  bisa saja oleh perancang atau branded label kini dikeluarkan kembali dalam koleksinya. Semua ini setali tiga uang dengan inspirasi desainnya yang ternyata bisa datang dari mana saja sebelum diproduksi massal sampai kepada kita. Umumnya, memang trend mode yang mutakhir itu  biasanya dipelopori oleh  kelas atas, socialita, fashionista atau the haves terlebih dahulu  lalu ditiru oleh banyak orang dan diproduksi secara massal oleh pengusaha garment untuk  kita kenakan sehari hari. From top to bottom. Begitu istilah kerennya. Mereka yang pu...
CELEBRITIES PENDONGKRAK PENJUALAN Agaknya penggunaan celebrities sebagai model iklan masih menjadi salah satu andalan paling mudah untuk mendongkrak penjualan sebuah produk. Maklum, publik figure adalah idola banyak orang dan idola itu tentunya punya massa penggemar. Jadi, kalau penggemarnya berubah menjadi pembeli pertama produk yang diiklankannya, Anda bisa bayangkan betapa cepatnya penjualan meningkat. Agnes Monica, Joe Taslim, Anggun sampai ke Ruth Sahanaya adalah beberapa nama celebrities Indonesia yang juga menjadi model untuk iklan produk kecantikan, gadget sampai ke mie instant. Mereka adalah pembangun citra produk yang bertugas mengkomunikasikan keunggulan produk yang mereka iklankan. Tak jarang public figure juga dijadikan ammbassador untuk sebuah produk atau lembaga seperti Nugie untuk WWF. Mengapa celebrities begitu mudah mempengaruhi orang? Jawabannya sederhana karena  mereka bisa memiliki semua kualitas impian yang ada di benak banyak orang. Siapa coba yang tak ...
MENGENAL PROFESI MODEL. Di antara banyak profesi yang ada di dunia mode agaknya profesi model adalah profesi yang masih menjadi favorit kebanyakan anak muda. Betapa tidak. Sampai saat ini menjadi model masih dianggap sebagai jalan pintas meraih ketenaran dengan "mudah" dan bisa menjadi batu loncatan untuk kemudian pindah ke profesi lain seperti bintang film atau nantinya mencoba peruntungan dengan berusaha di bidang fashion. Tapi betulkah semudah itu seseorang bisa menjadi model dengan hanya bermodalkan tampang cantik/tampan dan tubuh yang bagus dan atau menjuarai sebuah kontes model? Ternyata, semuanya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jalan menjadi model yang laris butuh perjuangan yang panjang dan ada kualifikasinya yang membedakan kelas dan kategorinya. Pada dasarnya, model itu dibagi menjadi dua kategori. Yakni: photo  model dan catwalk model. Untuk menjadi model untuk keperluan pemotretan produk mode dan kecantikan, syarat fotogenik (terlihat lebih cantik da...

FASHION MODEL

PERAN MODEL DARI MASA KE MASA Menjadi model agaknya sudah  menjadi salah satu pilihan profesi yang banyak dilirik anak muda sekarang. Alasannya , cukup sederhana: dengan jadi model mereka bisa cepat terkenal, mudah dapat uang dan kalau beruntung, mereka bisa diajak produser atsu sutradara untuk main film. Jangan kaget kalau setiap ada lomba foto model atau catwalk model, pendaftarnya luar biasa banyaknya. Apalagi kalau penyelenggaranya adalah majalah wanita atau majalah remaja yang sdh terkenal banyak melahirkan model yang sekarang sdh naik pangkat menjadi selebitis papan atas, maka bisa dipastikan formulir peserta dari seluruh indonesia akan menumpuk di meja panitia. Banyak anak muda  masih bermimpi dengan wajahnya yang cakep mereka akan segera menjadi model. Padahal untuk menjadi model  yang sukses, ada kriteria berbeda yang harus mereka penuhi. Untuk menjadi foto model, misalnya, selain memiliki wajah yang cakep, mereka juga harus photogenic dan memiliki propor...
DUNIA MODE: ANTARA BISNIS DAN  IDEALISME Benarkah profesi fashion designer menjanjikan masa depan yang baik? Begitulah pertanyaan klise dari para orang tua yang selalu datang ke saya setiap kali memasuki tahun ajaran baru untuk siswa. Sepertinya memang  masih ada keraguan di diri mereka untuk mengijinkan anaknya  bercita cita menjadi fashion designer. Maklum, mereka melihat begitu banyak orang  yang mencoba menjadi perancang mode tapi hanya sedikit yang sukses dan berhasil mendapatkan banyak uang. Padahal biaya mereka habiskan supaya anak mereka bisa ikut kursus mode atau sekolah fashion di luar negeri sudah besar. Saya melihat memang masih banyak anak muda yang mengambil keputusan mengambil profesi ini terlalu tergesa gesa. Mereka lupa bahwa modal hobi menggambar saja tidak cukup Menggambar itu hanya bentuk ekspresi keindahan sementara mendesain itu adalah perwujudan dari sebuah passion yang lahir dari dalam hati didukung konsep koleksi yang jelas dan ...

VISUAL MERCHANDISING

THE ART OF VISUAL MERCHANDISING. Kesuksesan penjualan sebuah produk fashion agaknya tak lepas dari pentingnya peran seorang visual merchandiser. Betapa tidak? 50% keputusan seseorang berbelanja seringkali datangnya secara impulsif, spontan. Karena itulah penataan etelase sebuah toko menjadi hal pertama yang harus diperhatikan karena show window inilah yang menjadi pembawa pertama citra toko selain  penyampai pesan perihal tema layaknya sebuah billboard di jalan. Selain itu, penataan yang menarik dari sebuah presentasi visual display di center point dan backwall, tak  jarang, membuat pembeli menjadi paham perihal tema sebuah koleksi dan bagaimana mempadupadankan sebuah pakaian dalam gaya kekinian sehingga mereka tertarik untuk membeli dan memakainya. Karena itulah dalam dunia retail business modern, divisi visual merchandising kemudian banyak terintegrasi dengan bagian marketing dan memakai nama marketing communication. Maklum, tugas bagian VM ini adalah juga menginformasik...

MEMBANGUN BRAND FASHION 2

MEMBANGUN FASHION BRAND=MEMBANGUN CITRA DAN KEPERCAYAAN.Tidaklah mudah membangun sebuah fashion brand. Butuh sebuah kerja keras bertahun tahun untuk sebuah brand mencapai kemapanan dan punya nilai jual merek. Tanpa sebuah identitas yang jelas, visi dan misi ke depan beserta strategi, dan goal yang terukur sebuah fashion brand bisa saja kehilangan karakternya karena tekanan kondisi ekonomi. Padahal, menjual sebuah fashion brand bukan cuma menjual logo tapi juga menjual citra, persepsi, standard kualitas dan pelayanan customer yang prima sehingga menciptakan sebuah pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Semua janji ke customer haruslah menjadi patokan utama untuk dipenuhi. Dan pelayanan yang personal dan ekslusif akan memberi nilai lebih kepada sebuah brand. Tentu saja elemen trend tidak bisa ditinggalkan dalam setiap koleksinya tapi style dan karakternya yang membedakannya dengan merek lain  adalah tetap harus menjadi ciri khasnya, yang dibentuk sesuai target market dan custom...

FASHION DESIGNER

MENGENAL TANGGUNG JAWAB PROFESI FASHION DESIGNER. Bisa membuat sketsa yang bagus tidak menjamin bahwa Anda adalah juga seorang perancang busana yang baik. Selain diperlukan sebuah ketrampilan tekhnis penguasaan konstruksi sebuah busana,  seorang desainer juga dituntut untuk mengenal dengan baik tanggung jawab profesinya, baik sebagai pekerja,  maupun sebagai desainer yang berwirausaha mengembangkan bisnisnya sendiri. Nah, berikut ini saya coba bedakan komitmen apa yang harus dijadikan pegangan untuk Anda yang menjadi pekerja dan Anda yang ingin merintis label sendiri. 1. UNTUK ANDA YANG MENJADI KARYAWAN. Anda harus memastikan bahwa setiap desain yang Anda tawarkan untuk diproduksi adalah desain yang sesuai dengan tema atau agenda acara yang dibuat perusahaan Anda dan bisa diterima oleh customer/pasar. Karena itu  pastikanlah bahwa Anda sudah mengenal baik profil customer Anda, target dan segmentasinya serta perkembangan perubahan gaya hidup yang ada dan apa yang menj...

FASHION MARKETING

MARKETING DALAM INDUSTRI FASHION. Dalam industri fashion, peranan mereka yang bekerja di bidang marketing amatlah penting dan nenjadi tulang punggung sebuah usaha. Bagaimana tidak.  Sebagus apapun produk fashion yang Anda hasilkan, tanpa tim marketing yang tangguh, agaknya sulit bagi Anda untuk mendapatkan pencapaian hasil kerja yang maksimal dalam segi penjualan dan penanaman citra yang postif kepada customer dan publik. Banyak orang masih menyederhanakan pekerjaan bagian marketing hanyalah membantu  menjual sebuah produk sesuai target yang sudah ditetapkan perusahaan dengan cara promosi. Padahal, dalam struktur perusahaan modern kerja bagian marketing kini sudah terintegrasi lebih maju ke dalam sebuah unit yang bernama intergrated marketing communication dimana di dalamnya termasuk tanggung jawab pemasaran, visual merchandising, promosi, aktivitas event dan komunitas, membership programme dan public relation. Adalah tugas Anda yang bekerja di bagian marketing untuk terus...

CUSTOMER SERVICE

PELAYANAN PEMBELI YANG PRIMA. Di tengah kondisi kelesuan ekonomi saat ini rasanya tak ada penjual yang tak berharap pembeli atau pelanggannya untuk datang dan tetap berbelanja di tokonya, bukan? Tentu ini bukan sesuatu yang gampang. Tapi toh ada aja toko yang tetap ramai dikunjungi sementara yang lainnya sepi pengunjung. Apa rahasianya? Sebetulnya, ada  banyak alasan yang membuat seseorang mau berbelanja. Selain produk yang ditawarkan itu bagus, unik, berkualitas, dan "pas harganya" dengan kantong pembeli, pelayanan yang prima adalah salah satu kuncinya. Pada dasarnya, orang datang ke toko Anda karena dia butuh suatu solusi untuk persoalan atau kebutuhannya. Karena itu adalah tugas penjual untuk membantunya memahaminya dan memberikan produk yang bisa menjawab kebutuhannya dan bilamana perlu menjadi seperti seorang konsultan/advisor untuknya. Untuk itu, kehadiran pengunjung ke toko harus disambut dengan keramahtamahan seperti layaknya tuan rumah menyambut seorang tamu yang...
SENSE OF BUSINESS. Keberhasilan sebuah  karya kreatif, tak bisa dipungkiri, kesuksesannya seringkali dinilai orang dari berapa banyaknya orang yang mengapresiasi karya tersebut dengan membelinya dan memberikan pujian untuk kreasi itu. . Karena itu dalam dunia fashion sebuah desain yang saleable, laris manis,  adalah desain yang selalu dicari oleh pemilik brand untuk diproduksi, karena, desain seperti ini  adalah desain yang bisa dipakai untuk meraup pundi pundi keuntungan dan popularitas dari brand. Untuk itu butuh suatu perhitungan yang jeli sebelum memproduksi sebuah desain atau koleksi busana. Selain sebuah desain yang menjual karena sesuai trend atau keunikan desainnya yang bisa menangkap selera pasar sesuai kebutuhan gaya hidup yang berkembang, sebuah desain juga harus diproduksi dalam jumlah yang tentunya bisa diterima pasar sesuai business plan kategori jenis produknya agar tidak overstock atau under stock sesuai siklus umur kategorinya. Untuk itu, penentuan harg...
MERANCANG KOLEKSI BUSANA YANG KOMERSIAL. Banyak orang mencoba mencari peruntungan dengan menjadi desainer atau pengusaha pakaian jadi. Ada yang sukses secara komersial, tidak jarang juga banyak yang kurang beruntung, walaupun namanya boleh jadi terkenal karena koleksinya sering dipublikasikan media. Semuanya kembali tergantung kepada jenis kategori busana yang dipilihnya, kemampuan memahami kebutuhan dan keinginan konsumennya, dan kejeliannya menangkap celah pasar yang belum banyak digarap, mengikuti perubahan gaya hidup yang ada. Selain itu, back up produksi yang kuat dan jaringan pemasaran yang tepat juga memegang peranan yang penting. Tapi di atas semuanya, kerja yang fokus dengan mengambil spesialisasi sebagai langkah awal dan konsisten dalam menekuni identitas karakter rancangannya yang unik, punya value for money dan punya standard kualitas dan pelayanan yang baik adalah sesuatu yang amat penting. Tidak ada ukuran benar dan salah dalam memilih kategori busana apa yang mesti dip...
THINK GLOBALLY, ACT LOCALLY. Berwawasan global, tapi bertindak sesuai kebutuhan lokal. Itulah salah satu strategi  bisnis yang harus kita terapkan bilamana bisnis busana yang kita jalankan sudah menjangkau beragam wilayah di tanah air. Mengapa? Karena tiap daerah memiliki keunikan budaya dan beragam kondisi sosial ekonomi yang berbeda, yang tentunya membutuhkan jenis produk yang terkadang berbeda. Orang yang tinggal di kota besar yang sudah terbiasa dengan gaya hidup masa kini misalnya tentu berbeda dengan orang yang tinggal di desa, sebagaimana orang kita tentu berbeda seleranya dengan orang dari negara barat, bukan? Untuk itu butuh kecermatan detil dalam menawarkan sebuah produk baik dari sisi jenisnya, ukurannya, sampai ke harga jualnya. "Retail is detail." Artinya, kalau kita mau sukses menjalankan bisnis mode kita, maka kita harus cermat memahami kebutuhan dan keinginan customer kita. Customer dari wilayah yang penduduknya rata rata memiliki postur tubuh yang tingg...
LIMA KESALAHAN UMUM DALAM BISNIS MODE. Untuk memberikan hasil penjualan yang maksimal dalam menjalankan bisnis fashion dengan baik tentu diperlukan kejelian dalam pengelolaan unit usaha, baik dari sisi kreatif, produksi maupun pengembangannya. Nah, untuk menghindari kegagalan dalam bisnis, berikut ini saya bagikan kesalahan umum yang sering terjadi dari pelaku bisnis yang boleh jadi akan mengganggu investasi modal awal yang sudah dikeluarkan. 1. Mendesain sebuah busana mengikuti keinginan idealis sepenuhnya dari sang fashion designer tanpa mengkompromikannya dengan selera pasar dengan belajar dari sales history desain apa aja yang selama ini gagal diterima customer. Untuk itu, dibutuhkan masukan juga dari tim operasional di lapangan item fashion apa aja yang bisa diterima customer dan apa alasannya (warnanya, modelnya, coraknya, bahannya, atau fitting-nya?). Semua masukan rutin ini akan membuat  in house fashion designer ke depannya jadi lebih jeli. 2. Memproduksi banyak ragam ...
MENGENAL KERJA BUYER DI INDUSTRI FASHION. Tidak bisa kita pungkiri, di balik bisnis ritel yang berhasil macam departement store atau toko independen, pastilah ada peran buyer yang tangguh. Betapa tidak? Keberhasilan penjualan sebuah bisnis ritel sedikit banyak memang akan bergantung, utamanya, kepada ketepatan buyer dalam menyediakan produk fashion (merchandise) yang tepat sesuai keinginan dan kebutuhan customer sehingga sehingga terjadilah transaksi penjualan. Jelas ini bukan pekerjaan yang mudah. Berbeda dengan pekerjaan desainer mode yang lebih fokus kerjanya lebih ke bidang kreatif, seorang buyer, selain harus memahami trend mode yang sedang berlangsung, ia juga harus bisa melakukan kalkulasi produksi sebuah fashion item dan estimasi stok dan target penjualan serta margin keuntunganya agar target margin keuntungan yang diinginkan perusahaan bisa tercapai. Dan di dalam bisnis fashion ini tugas buyer ini berkembang mulai dari menyusun story board sesuai tema dan agenda acara serta ...
SUKSES BERKARIR DI INDUSTRI FASHION. Banyak orang menduga berkarir di dunia mode tak lain ya menjadi seorang perancang mode. Padahal, ada banyak profesi lain yang bisa digeluti di dunia yang dari luar terlihat "gemerlap" karena akrab dengan keindahan, dunia hiburan dan kemewahan ini. Beberapa posisi yang penting dan banyak dibutuhkan di industri ritel/garment  antara lain buyer, store manager dan production/quality control manager. Sedangkan beberapa pekerjaan lain, yang juga tak kalah populernya sekarang ini karena makin dikenal luas, adalah profesi fashion photographer, penulis/kritikus mode dan fashion stylist/consultant serta visual merchandiser. Semua jabatan ini tentu menuntut kualifikasi yang berbeda satu sama lain. Sudah barang tentu, ada jabatan jabatan kunci yang banyak dicari orang dan biasanya menjadi andalan sebuah perusahaan sehingga tak jarang untuk pemegang jabatan itu mereka yang sudah benar benar qualified dan profesional seperti buyer di dunia ritel atau ...
MENENTUKAN HARGA JUAL PRODUK FASHION Adalah sesuatu yang wajar dalam berbisnis, kita tentu ingin memproduksi atau membeli sebuah produk dengan harga semurah murahnya dan menjual setinggi tingginya. Tapi apa pun,  yang pada gilirannya menjadi keputusan kita untuk menjualnya, semua tentu ada plus minusnya. Sungguh tidak mudah menentukan harga jual yang tepat, terlebih dalam kondisi daya beli yang belum begitu kuat. Semuanya tergantung kepada kondisi pasar, jenis produk fashion yang kita jual dan cara kita menjualnya dan harapan kita akan keuntungan yang didapat. Menjual produk secara grosir tentunya berbeda dengan menjualnya secara eceran/satuan. Sudah barang tentu pembelian dalam jumlah besar (yang biasanya untuk dijual lagi), misalnya, akan  lebih murah, terlebih bila pembayarannya dilakukan secara tunai. Tentunya ada ekstra diskon yang bisa diberikan, terlebih bagi pembeli yang sudah menjadi pelanggan kita dan bisa memberikan perputaran keuntungan yang cepat untuk bisa ...
MENJUAL PRODUK FASHION DENGAN SISTEM KONSINYASI Di dalam bisnis fashion,  sistem pembagian keuntungan antara pemilik tempat usaha dan pemilik brand yang dikenal dengan sistem konsinyasi adalah sesuatu yang lumrah. Maklum, tidak semua pemilik brand (apalalagi yang masih pemula) mampu membiayai usahanya sendiri dengan menyewa tempat di mall, misalnya, yang harga sewanya juga tinggi. Lebih dari itu, pemilik brand terkenal sekalipun, tidak semuanya mau membuka independent store/showroom sendiri sebelum mereka yakin bahwa mall tempat dia menjual produknya itu prospektif sehingga pada akhirnya dia mau berinvestasi. Karena itulah yang umumnya dilakukan banyak pemilik brand untuk memasarkan produknya adalah dengan ikutan bazaar bersama di area strategis semisal lobi mall (yang dikelolah EO) atau menempatkan produknya di sebuah dept store dengan sistem konsinyasi. Lantas, apa untungnya bekerjasama dalam bisnis dengan sistem konsinyasi? Buat pemilik dept store,misalnya, menempatkan sebua...
SOLUSI BARANG TIDAK LAKU DALAM BISNIS FASHION Adalah sesuatu yang wajar bahwa dalam proses penjualan sebuah.koleksi busana tentunya akan ada produk yang.penjualannya lambat (slow moving product) dan ada yang tidak laku (dead stock) karena beragam faktor,  mulai dari harganya yang.mahal, fittingnya yang nggak nyaman, broken size, atau pilihan warna/corak/bahannya yang dianggap"aneh" atau tidak pas. Untuk itu tentunya harus diambil sebuah solusi, bukan? Sebab, bilamana tindakan ini  tidak dilakukan, bukankah masalah ini akan menganggu perputaran uang dan juga memberi citra negatif ke customer karena barang yang dijualnya seolah tidak pernah berganti? Bagaimanapun, sebuah produk itu punya sebuah sebuah siklus umur (life cycle), termasuk juga barang fashion, semi fashion/updated dan basic yang umumnya memang lebih bertahan lama. Bagaimanapun sebuah area jual juga harus selalu terlihat fresh, punya barang baru (new arrival) dan barang fashion utk tema sebuah koleksi, yang ...

BISNIS FASHION 2

STANDARISASI DALAM BISNIS FASHION Adalah sesuatu yang wajar bilamana usaha  di bidang fashion yang kita miliki mempunyai sebuah standarisasi produk, sistem dan prosedur pengoperasiannya. Mengapa? Karena dari titik inilah salah satu indikasi profesionalisme dalam bekerja bisa kita lihat. Untuk itulah biasanya sebuah usaha di bidang fashion memiliki sebuah prinsip prinsip, identitas, dan prosedur kerja untuk tiap unit kerjanya yang menjadi bagian dari budaya dan sistem operasional perusahaannya. Anda mungkin pernah dengar istilah SOP (Standard Operating Procedure), bukan? Nah, di dalam menjalankan bisnis penjualan produk, baik itu di showroom maupun counter, misalnya, tentunya setiap brand memiliki sebuah standard operasional, bukan? Ya. Ada prosedur prosedur tertentu yang biasanya harus dijalankan untuk memulai sebuah kerja, mulai dari jam buka tutup toko, standar penampilan pramuniaga dan pelayanan customer sampai ke standarisasi luas area jual minimal sebuah brand, standaris...

BISNIS FASHION

PENTINGNYA MANAJEMEN PENGADAAN BARANG DALAM BISNIS FASHION Sudah menjadi sesuatu yang lumrah bahwasanya kita menyediakan busana di area selling floor kita untuk dijual, bukan? Tapi, apa jadinya kalau barang yang sudah kita sediakan ternyata masih juga menumpuk di gudang? Tentu, ini akan buat kepala kita pusing karena kondisi overstock ini akan mengganggu perputaran uang kita untuk bisa membeli atau memproduksi barang baru lagi, bukan? Nah, untuk menghindari kejadian seperti ini, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kita terapkan.  1. Atur pengadaan jumlah produk sesuai kemampuan jualnya. Ingat: kita membeli atau menyediakan produk itu tujuannya untuk dijual dan bukan karena bagus untuk dilihat aja atau banyak pilihannya seakan akan kita bisa menyediakan lengkap beragam produk. Karena itulah dalam setiap penyusunan budget pengadaan barang setiap unit usaha selayaknya menyertakan juga rencana penjualannya. Kalau perlu distribusi pengadaan/pengiriman barang disesuaikan juga s...
REPOTNYA JADI FASHION DESIGNER Buat anak muda,  dunia mode itu tak ubahnya dunia hiburan. Dari luar semuanya terlihat gemerlap. Layaknya sebuah panggung hiburan, di atas pentas peragaan busana, kita disuguhkan aneka pemandangan yang sungguh menyegarkan mata. Mulai  dari penampilan busana yang cantik, wajah yang tampan dengan body aduhai  sampai penampilan selebriti yang tak jarang jadi primadona peragaan,  semuanya muncul berbarengan di atas pentas, khususnya di akhir peragaan bersama , siapa lagi kalau  bukan, desainer pakaiannya. Sudah bukan hal yang aneh lagi kalau anak muda banyak yang tertarik dengan profesi fashion designer  yang di mata mereka kerjanya nyantai,  seru , lekas terkenal dan punya banyak kenalan selebritis. Mereka lupa bahwa di balik setiap peragaan busana yang gemerlap, di sana ada juga sebuah kerja keras dan kerja panjang yang melelahkan dari sebuah tim desain bersama koreografer, model, penata rias dan sound lighting serta ...
MEMAHAMI SELERA CUSTOMER DALAM INDUSTRI FASHION. Tentu bukan sesuatu yang gampang buat seorang desainer fashion atau buyer untuk bisa paham persis apa keinginan customernya dalam upayanya menghasilkan produk yang disukai pembeli. Karena itulah dalam sebuah koleksi yang dijual, sudah menjadi sesuatu yang lumrah, kalau kemudian selalu aja ada produk yang tidak laku dan berakhir di boks obral, selain tentunya ada juga yang best seller. Untuk itu dibutuhkan kejelian menganalisa produk yang baik, mengikuti kecepatan perkembangan trend yang ada, memahami kondisi sosial ekonomi yang ada, dan perubahan gaya hidup yang sedang berlangsung. Maklum, dengan kompetisi yang makin ketat dalam industri mode, harga yang murah kini bukanlah jaminan satu satunya. Tapi produk yang bagus dan pas selera sesuai target customer yang disasar adalah yang utama selain service yang baik, tentunya. Nah, untuk bisa paham kemauan customer, cara yang paling mudah untuk mendeteksinya adalah dengan melihat terlebih da...